The Adventure of Rudi : Hajat
Kelvin :"Rudi, aku izin mau buang hajat dulu ya."
Rudi :"Apa? Kalau punya hajat jangan dibuang begitu saja Vin."
Kelvin :"Memang kenapa?"
Rudi :"Ya harusnya diusahakan dulu Vin, juga jangan lupa berdo'a."
Kelvin :"Tapi ini sudah tidak kuat Rud!"
Rudi :"Nah justru itu, kita harus sabar, berusaha langkah demi langkah."
Kelvin :"Sabar
bagaimana, ini sudah diujung tanduk!"
Rudi :"Ya sabar, karena semua tidak bisa konstan, karena harus mengerjakan tawakal + ikhtiar."
Kelvin :"Waduh itu apa lagi.."
Rudi :"Ya kita harus berhusnudzon, berdo'a dan usaha tadi. Kalau misalkan tidak sesuai apa yang diinginkan, terima saja karena mungkin itu sesuai yang terbaik."
Kelvin :"Aduh.."
Jono :"Hai Kelvin.."
Rudi :"Apa? Kalau punya hajat jangan dibuang begitu saja Vin."
Kelvin :"Memang kenapa?"
Rudi :"Ya harusnya diusahakan dulu Vin, juga jangan lupa berdo'a."
Kelvin :"Tapi ini sudah tidak kuat Rud!"
Rudi :"Nah justru itu, kita harus sabar, berusaha langkah demi langkah."
Kelvin :"Sabar
bagaimana, ini sudah diujung tanduk!"
Rudi :"Ya sabar, karena semua tidak bisa konstan, karena harus mengerjakan tawakal + ikhtiar."
Kelvin :"Waduh itu apa lagi.."
Rudi :"Ya kita harus berhusnudzon, berdo'a dan usaha tadi. Kalau misalkan tidak sesuai apa yang diinginkan, terima saja karena mungkin itu sesuai yang terbaik."
Kelvin :"Aduh.."
Jono :"Hai Kelvin.."
Tidak ada komentar:
Posting Komentar